Finansial

Untuk mengejar bisnis Jastip, bagaimana beruntungnya?

Posted On
Posted By eddye

 

Alias ​​Jastip mengambil keuntungan dari peluang bisnis layanan di era digital saat ini. Dengan teknologi yang ada, aktivitas Jastip sudah bisa dimulai.

Tetapi berapa banyak Jastip harus?

Salah satu orang yang melakukan bisnis di Jastip dalam tiga tahun terakhir, Dila, bukan nama sebenarnya. Dia menjelaskan bahwa manfaat dari kegiatan ini tergantung pada nilai barang yang dibeli atau disimpan.

Untuk Dila sendiri, ia mengaku memanfaatkan 10-15% dari harga pembelian.

“Jastip bilang saya mendapat 10-15% uang dari semua yang saya beli,” kata Dila kepada Detik Finance, Jakarta, Sabtu (2/3/2014).

Dila memberi contoh, misalnya, ada seseorang yang membeli buku seharga 50.000 rupee dengan Jastip, sehingga menghasilkan sekitar 5.000 rupee.

“Sebenarnya kecil, kan, misalnya, bukunya 100.000 rupee, saya hanya ambil 10.000 rupee, jadi itu tergantung harganya, bukan itu.” Kalau buku murah, Jastip lebih murah. ” katanya.

Dila menjelaskan bahwa bisnis Jastip bisa sangat menguntungkan selama itu dilakukan secara teratur. Anda juga dapat melakukan pembelian gratis di luar negeri dan tetap mendapat untung kecil saat pulang.

“Jika saya melakukan kesalahan, misalnya, kemenangan hanya untuk makanan ringan, jadi saya membeli secara gratis tanpa menggunakan modal, jadi pulanglah, jangan membawa untung nominal besar, tapi setidaknya saya bisa membelinya,” kata Dila.

Dila sendiri mengakui bahwa kesepakatan Jastip bukanlah penghasilan utamanya. Tapi, kata Dila, Jastip juga sulit memanggil bisnis sekunder karena dilakukan secara rutin.

“Juga dipanggil bersebelahan, tetapi sebulan sekali atau dua,” katanya.

Dila mengaku bisa menghasilkan untung sekitar Rp 3-6 juta dalam satu bulan.

“Anda bisa mendapatkan Rp 3 hingga 6 (juta) per bulan, tidak hanya untuk perjalanan,” katanya.

leave a Comment